Senin, 15 September 2008

Fungsi LOOKUP

Perintah ini sering dikenal dengan fungsi pembacaan table. Untuk menggunakan perintah ini harus ada 2 table atau lebih. Salah satu table berfungsi sebagai table pembaca dan table lainnya sebagai table yang dibaca (table sumber/Data Source). Antara table pembaca dan table sumber harus memiliki data yang sama sebagai kunci pembacaan.

Fungsi pembacaan table yang sering digunakan ada 2, yaitu:

1. Fungsi =VLOOKUP (Vertikal Lookup)

Fungsi ini digunakan untuk membaca table sumber yang bentuknya (Vetikal).

Bentuk umum dari fungsi ini adalah :

=VLOOKUP(Lookup value, Table array, Col_index_num, Range Lookup)

2. Fungsi =HLOOKUP (Horizontal Lookup)

Fungsi ini digunakan untuk membaca table sumber yang bentuknya (Horizontal).

Bentuk umum dari fungsi ini adalah :

=VLOOKUP(Lookup value, Table array, Row_index_num, Range Lookup)

Keterangan:

Lookup Value : Kunci pembacaaan antara kedua table

Table array : Range table sumber

Col index_num : Nomor baris dari table sumber

Range Lookup : selalu bernilai 0 (boleh tidak dituliskan)

Jadi yang membedakan antara Hlookup dan Vlookup adalah Row_index_num dan

Col_index_num, yang lainnay sama. Range table sumber diasumsikan Gaji.


Tidak ada komentar: