Perintah ini sering dikenal dengan fungsi pembacaan table. Untuk menggunakan perintah ini harus ada 2 table atau lebih. Salah satu table berfungsi sebagai table pembaca dan table lainnya sebagai table yang dibaca (table sumber/Data Source). Antara table pembaca dan table sumber harus memiliki data yang sama sebagai kunci pembacaan.
Fungsi pembacaan table yang sering digunakan ada 2, yaitu:
1. Fungsi =VLOOKUP (Vertikal Lookup)
Fungsi ini digunakan untuk membaca table sumber yang bentuknya (Vetikal).
Bentuk umum dari fungsi ini adalah :
=VLOOKUP(Lookup value, Table array, Col_index_num, Range Lookup)
2. Fungsi =HLOOKUP (Horizontal Lookup)
Fungsi ini digunakan untuk membaca table sumber yang bentuknya (Horizontal).
Bentuk umum dari fungsi ini adalah :
=VLOOKUP(Lookup value, Table array, Row_index_num, Range Lookup)
Keterangan:
Lookup Value : Kunci pembacaaan antara kedua table
Table array : Range table sumber
Range Lookup : selalu bernilai 0 (boleh tidak dituliskan)
Jadi yang membedakan antara Hlookup dan Vlookup adalah Row_index_num dan
Col_index_num, yang lainnay sama. Range table sumber diasumsikan Gaji.
